Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024
Gambar
  LAB 18 DHCP Server dan Static Leases Siswa mampu Mengkonfigurasi DHCP server dan static leases  :  Jelaskan langkah konfigurasi DHCP static leases pada   mikrotik :  Buka aplikasi Winbox dan masuk ke perangkat MikroTik Anda.   Pilih menu "IP" dan kemudian "DHCP Server" dari sidebar Winbox.   Tambahkan DHCP Server: Jika belum ada DHCP server yang diatur, tambahkan satu dengan mengklik tombol "+". Jika sudah ada, klik dua kali pada DHCP server yang sudah ada untuk mengeditnya.   klik tombol "Add New" untuk menambahkan static lease baru.   Tambahkan Static Lease isi kolom "Address" dengan alamat IP yang ingin Anda tetapkan sebagai static lease. Masukkan MAC Address dari perangkat yang akan diberikan IP statis ke kolom "Mac Address". Anda juga dapat memberikan nama untuk lease ini di kolom "Comment" untuk referensi di masa mendatang.   Simpan Konfigurasi: Klik tombol "OK" untuk menyimpan konfigurasi static le...

DHCP-DNS-INTERNET Lab 17

Gambar
  LAB 17 DHCP-DNS-INTERNET Siswa mampu mengkonfigurasikan DHCP dan DNS  pada Mikrotik  :  Jelaskan langkah konfigurasi DHCP dan DNS pada  mikrotik :  - Konfigurasi DHCP: Login ke router menggunakan Winbox atau akses melalui browser dengan memasukkan alamat IP router pada address bar. - Buka Menu IP > DHCP Server: Pada menu ini, Anda akan menemukan konfigurasi server DHCP. - Tambahkan DHCP Server: Klik tombol "+", kemudian tentukan interface mana yang akan digunakan untuk mendistribusikan alamat IP (misalnya, ether1 atau wlan1). - Atur Rentang Alamat IP: Tetapkan rentang alamat IP yang akan dialokasikan oleh server DHCP kepada klien. Anda dapat menentukan alamat awal dan akhir dari rentang yang diinginkan. - Konfigurasi Gateway dan DNS: Masukkan alamat gateway dan DNS yang akan diberikan kepada klien. Gateway biasanya adalah alamat IP router itu sendiri, sedangkan DNS bisa alamat IP DNS publik atau DNS lokal yang diatur di MikroTik. - Konfigurasi Lease Ti...

Lisensi RouterOS Lab 16

Gambar
  LAB 16 Lisensi  Router Os  Siswa mampu memahami jenis-jenis lisensi mikrotik  :  Lisensi Level 0 (Free) Lisensi Level 1 (Demo) Lisensi Level 3 (CPE) Lisensi Level 4 (WISP)  Lisensi Level 5 (WISP)  Lisensi Level 5 (WISP)  Lisensi Level 6 (Controller) Jelaskan jenis lisensi dan fitur nya pada mikrotik :  Lisensi Level 0 (Free): Hanya tersedia untuk pengguna yang menggunakan Mikrotik sebagai router untuk kebutuhan pribadi atau kecil. Fitur-fitur yang tersedia terbatas dan hanya berlaku selama 24 jam. Lisensi Level 1 (Demo): Gratis, tetapi pengguna harus mendaftar akun di www.mikrotik.com. Masa berlaku lisensinya adalah unlimited. Lisensi Level 3 (CPE): Tidak dapat dibeli, biasanya sudah melekat pada perangkat CPE (Customer Premise Equipment) atau perangkat station. Perangkat dengan level 3 ini tidak dapat menjadi Access Point (tidak dapat memancarkan sinyal) hanya bisa menerima sinyal (station). Lisensi Level 4 (WISP): Umum digunakan untuk rou...

IP Publik vs IP Private [IPv4] Lab 9

Gambar
  LAB 9 IP Publik vs IP Private [IPv4]  Siswa mampu memahami perbedaan IP Publik dan IP private   :  Tuliskan range ip private IPv4,   :  Untuk kelas A : 10.0.0.1 – 10.255.255.254 Untuk kelas B : 172.16.0.1 – 172.31.255.254 Untuk kelas C : 192.168.0.1 – 192.168.255.254 Tuliskan  kriteria dari IP Publik Kriteria dari IP Publik antara lain: Alamat IP yang digunakan dalam jaringan global Internet. Penggunaan dan alokasinya diatur oleh IANA (Internet Assigned Numbers Authority) dan APNIC (Asia-Pacific Network Information Centre). Dapat didapatkan jika komputer/perangkat dikoneksikan dengan jaringan internet dari ISP (Internet Service Provider). Bisa didapatkan dalam dua varian: statis atau dinamis, dengan IP statis tidak bisa berubah dan digunakan untuk hosting halaman web atau layanan internet. Bisa diakses langsung dari Internet. Digunakan untuk komunikasi antar jaringan di Internet. IP yang menjadi gateway ke Internet bisa diketahui dengan mengunjungi s...

Mengkoneksikan MikroTik sebagai Stasion ke Access Point Lab 8

Gambar
  LAB 8 Mengkoneksikan Mikrotik sebagai Stasion ke Access Point  Siswa mampu mengkoneksikan Mikrotik sebagai station ke access Point   :  Tuliskan  langkah konfigurasi  untuk mengkoneksikan mikrotik sebagai station ke AP   : Buka aplikasi winbox nya, lalu cari mac address perangkat mikrotik yang hendak di setting. Lalu klik tab interface, lalu jika interface wlan nya masih disabled klik wlan lalu enable. Lalu klik 2x  pada wlan tersebut. Buka tab wireless > advanced mode. Lalu klik scan. Jika telah connect klik OK saja. lalu klik IP > addresses   untuk menambah kan IP  > klik tombol add, s etelah itu masukkan IP DNS di IP > DNS..   jika sudah selesai klik OK. Sekarang masuk ke IP > firewall    > masuk ke tab NAT. Setelah masuk ke tab NAT, klik 2x pada NAT yang telah ada, Pastikan Out interface nya set to default. Masuk ke tab action, lalu pastikan Action nya masquerade. OK. Lalu u...

Mengkoneksikan MikroTik ke Internet Lab 5

Gambar
  LAB 5 Mengkoneksikan  mikrotik ke internet Sumber internet IP Static Sumber internet IP dynamic Siswa mampu mengkoneksikan mikrotik ke internet dengan sumber  ip static dan dynamic   :  Tuliskan  perintah konfigurasi  mikrotik ke internet  dengan IP static dan  IP dynamic   : IP STATIC Hubungkan Mikrotik dengan Winbox. Lalu setelah masuk, klik menu IP > Addresses. Kemudian klik icon + untuk menambahkan IP, lalu isi dengan Address dan Network yang sesuai dengan IP di ISP. Lalu interface nya ether2, setelah itu klik Apply > OK. Pergi ke menu IP > DNS. Lalu isi bagian server dengan DNS ISP atau Google, setelah itu  ceklist bagian Allow Remote Request, Apply > OK . Lalu buka terminal dan cobalah ping ke gateway ISP atau Google, jika tulisan reapply maka konfigurasi IP Static selesai. IP DYNAMIC Hubungkan Mikrotik dengan Winbox. Kemudian klik menu IP > DHCP Client. Lalu klik icon + dan konfigurasi di bagian DHCP, untuk i...