DHCP-DNS-INTERNET Lab 17
LAB 17
DHCP-DNS-INTERNET
Siswa mampu mengkonfigurasikan DHCP dan DNS pada Mikrotik :
Jelaskan langkah konfigurasi DHCP dan DNS pada mikrotik :
- Konfigurasi DHCP:
Login ke router menggunakan Winbox atau akses melalui browser dengan memasukkan alamat IP router pada address bar.
- Buka Menu IP > DHCP Server: Pada menu ini, Anda akan menemukan konfigurasi server DHCP.
- Tambahkan DHCP Server: Klik tombol "+", kemudian tentukan interface mana yang akan digunakan untuk mendistribusikan alamat IP (misalnya, ether1 atau wlan1).
- Atur Rentang Alamat IP: Tetapkan rentang alamat IP yang akan dialokasikan oleh server DHCP kepada klien. Anda dapat menentukan alamat awal dan akhir dari rentang yang diinginkan.
- Konfigurasi Gateway dan DNS: Masukkan alamat gateway dan DNS yang akan diberikan kepada klien. Gateway biasanya adalah alamat IP router itu sendiri, sedangkan DNS bisa alamat IP DNS publik atau DNS lokal yang diatur di MikroTik.
- Konfigurasi Lease Time: Atur durasi waktu sewa (lease time) untuk alamat IP yang dialokasikan. Ini menentukan berapa lama klien dapat mempertahankan alamat IP sebelum perlu diperbarui atau diperbaharui.
- Terapkan Konfigurasi: Setelah semua pengaturan telah dikonfigurasi, klik tombol "Apply" untuk menerapkan perubahan.
- Konfigurasi DNS:
Buka Menu IP > DNS: Di sini Anda dapat mengonfigurasi server DNS.
- Tambahkan DNS Server: Klik tombol "+", dan masukkan alamat IP server DNS yang ingin Anda gunakan. Anda juga dapat menggunakan server DNS yang disediakan oleh penyedia layanan Internet Anda atau DNS publik seperti Google DNS (8.8.8.8 dan 8.8.4.4).
- Terapkan Konfigurasi: Setelah konfigurasi selesai, pastikan untuk mengklik tombol "Apply" untuk menyimpan perubahan.
Setelah langkah-langkah ini selesai, server DHCP dan DNS pada MikroTik harus berjalan dan siap digunakan untuk mendistribusikan alamat IP dan menangani permintaan DNS dari klien di jaringan Anda. Pastikan untuk verifikasi bahwa semua pengaturan berfungsi dengan baik dengan menguji koneksi internet dan mengonfigurasi perangkat klien untuk menggunakan server DHCP dan DNS yang tepat.
Buat laporan dan kesimpulan :
PendahuluanDynamic Host Configuration Protocol (DHCP) dan Domain Name System (DNS) adalah dua layanan kunci yang disediakan oleh MikroTik RouterOS untuk pengelolaan jaringan. DHCP digunakan untuk memberikan konfigurasi IP secara otomatis kepada perangkat dalam jaringan, sementara DNS digunakan untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP.
DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol)DHCP digunakan untuk memberikan konfigurasi IP secara otomatis kepada perangkat dalam jaringan. Manfaatnya termasuk penghematan waktu dalam konfigurasi manual IP, pemantauan dan pengelolaan alamat IP yang lebih efisien, dan pengurangan kesalahan konfigurasi.
DNS (Domain Name System)DNS digunakan untuk menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP. Manfaatnya termasuk memungkinkan pengguna untuk mengakses situs web dan layanan berbasis domain lainnya dengan menggunakan nama yang lebih mudah diingat daripada alamat IP yang panjang.
LayananInternetRouterOS juga mendukung berbagai layanan internet lainnya seperti NTP (Network Time Protocol), FTP (File Transfer Protocol), dan Web Proxy. Layanan ini memungkinkan pengguna untuk mengatur sinkronisasi waktu, berbagi file, dan meningkatkan keamanan jaringan dengan caching web.
KesimpulanDHCP, DNS, dan layanan internet lainnya pada MikroTik RouterOS sangat penting dalam pengelolaan jaringan yang efisien dan handal. Dengan menggunakan layanan ini, pengguna dapat mengotomatiskan konfigurasi IP, meningkatkan aksesibilitas situs web, dan meningkatkan keamanan dan efisiensi jaringan secara keseluruhan.
Komentar
Posting Komentar