Dynamic Routing OSPF 5 Router menggunakan Cisco Packet Tracer
Dynamic Routing OSPF
Dynamic Routing adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur komunikasi data secada otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat. Routing dynamic lebih mudah dilakukan daripada menggunakan routing static dan default. Routing dynamic ini berada pada lapisan network layer jaringan mengatur dan mendistribusikan informasi routing antar network secara dinamis. OSPF atau Open Shortest Path First ialah metode yang akan digunakan dalam konfigurasi kali ini, alasan menggunakan OSPF karena penggunaan yang mudah, singkat, dan cepet.
Konfigurasi Dynamic Routing OSPF
Buatlah topologi menggunakan 5 router dan 2 pc seperti berikut ;
![]() |
Setelah itu bukalah PC 1 dan PC 2
PC 1: 172.16.9.100
PC 2: 192.168.9.200
Cara konfigurasi tiap router mengikuti IP kanan dan kiri nya, lalu pengulangan IP dan perubahan akhir IP
Lalu bukalah Router1 dan masukkan perintah seperti berikut ini ;
Buka Router2 dan masukkan perintah seperti berikut ini ;
Buka Router3 dan masukkan perintah seperti berikut ini ;
Buka Router4 dan masukkan perintah seperti berikut ini ;
Buka Router5 dan masukkan perintah seperti berikut ini ;
Lalu buka kembali Router1 hingga Router 5 dan masukkan perintah seperti dibawah ini, jangan lupa untuk exit terlebih dahulu agar perintah dapat dijalankan.
Lalu masukkan seluruh perintah dalam Router1 hingga Router5
Setelah itu bukalah command prompt PC1 dan cobalah ping PC2 juga sebaliknya jika berhasil maka Dynamic Routing selesai.
PC 1
PC 2
note: jika saat di ping FAILED dan RTO cobalah sekali lagi, dan jika masih tidak bisa pastikan semua perintah yang dimasukkan pada setiap Router, dan PC sudah benar.
Shortcut ;
IP yang dimasukkan ke Router1 ialah 172.16.9.1/24 dan 10.10.10.0/30
enable
configuration terminal
hostname R1
interface gig0/0/0
ip address 172.16.9.1 255.255.255.0
no shutdown
interface gig0/0/1
ip address 10.10.10.1 255.255.255.252
no shutdown
IP yang dimasukkan ke Router2 ialah 10.10.10.0/30 dan 10.20.20.20/30
enable
configuration terminal
hostname R2
interface gig0/0/0
ip address 10.10.10.2 255.255.255.252
no shutdown
interface gig0/0/1
ip address 10.20.20.21 255.255.255.252
no shutdown
IP yang dimasukkan ke Router3 ialah 10.20.20.20/30 dan 10.30.30.0/30
enable
configuration terminal
hostname R3
interface gig0/0/0
ip address 10.20.20.22 255.255.255.252
no shutdown
interface gig0/0/1
ip address 10.30.30.1 255.255.255.252
no shutdown
IP yang dimasukkan ke Router4 ialah 10.30.30.0/30 dan 10.40.40.0/30
enable
configuration terminal
hostname R4
Interface gig0/0/0
ip address 10.30.30.2 255.255.255.252
no shutdown
interface gig0/0/1
ip address 10.40.40.1 255.255.255.252
no shutdown
IP yang dimasukkan ke Router5 ialah 10.40.40.0/30 dan 192.168.9.1/24
enable
configuration terminal
hostname R5
interface gig0/0/0
ip address 10.40.40.2 255.255.255.252
no shutdown
interface gig0/0/1
ip address 192.168.9.1 255.255.255.0
no shutdown
IP Network yang dimasukkan ke tiap Router
exit
route ospf 10
network 10.10.10.0 255.255.255.252 area 10
network 10.20.20.20 255.255.255.252 area 10
network 10.30.30.0 255.255.255.252 area 10
network 10.40.40.0 255.255.255.252 area 10
network 172.16.9.100 255.255.255.0 area 10
network 192.168.9.200 255.255.255.0 area 10
end
IP PC 1
172.16.9.100/24
IP PC 2
192.168.9.200/24
PING di command prompt PC 1
ping 192.168.9.200
PING di command prompt PC 2
ping 172.16.9.100
Itulah tahapan untuk mengerjakan Dynamic Routing OSPF, semoga ilmu ini bermanfaat dan terimakasih 🤍
















Komentar
Posting Komentar